bibit pisang barangan merah bonggol sertifikat biru - agrobibit sumatera

Cara Membuat Bibit Pisang

Kami akan memberikan informasi cara membuat bibit pisang dengan cara yang sederhana namun menghasilkan pisang yang berkualitas super. Sebab, bibit pisang yang berkualitas super akan menghasilkan buah pisang yang super pula.

Dalam membuat bibit pisang ini sangatlah sederhana sebenarnya dan mudah yaitu dengan memperbanyak bibit pisang dari pohon pisang yang telah memiliki kualitas yang unggul dan juga hasil buah pisang super. Cara membuat bibit pisang ini bisa dipakai di semua jenis pisang, seperti pisang raja, dan lain-lain.
Berikut adalah beberapa cara dalam membuat bibit pisang dengan memperbanyak bibit pohon pisang yang unggul dan juga berkualitas. Bibit pohon pisang disebut bibit yang baik jika memiliki kualitas yang sehat dan menghasilkan banyak buah yang baik serta tidak mudah terserang penyakit.

Cara Membuat Bibit Pisang

Cara membuat bibit pisang agar menghasilkan bibit yang sehat dalam jumlah banyak, cepat dan kualitas yang baik yaitu dengan perbanyakan bibit menggunakan BIT (punuk pisang).
a. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan, pertama adalah benih yang digunakan. Benih yang digunakan untuk membuat benih adalah benih berbentuk kubus dari pohon yang telah dipanen.
b. Jika pohon yang dipanen dihilangkan, maka bersihkan bonggol dari tanah dan akarnya. Jangan lupa perhatikan juga tunas yang dipotong dan pilih tunas yang sudah muncul dengan tinggi mata minimal 2,5 cm.
c. Selanjutnya potong pucuk dengan cara memasukkan umbinya, sehingga berbentuk seperti kubus atau tahu dengan ukuran 10 x 10 x 10 cm.
d. Untuk mengendalikan hama dan patogen, potong dadu atau tahu dalam air hangat sekitar (50OC) atau rendam dalam campuran 2 gram benlate (fungisida) + 1 cc (insektisida) per liter air selama sekitar 15 menit.
e. Setelah itu diangkat dan diangin-anginkan, agar sisa air pada potongan menjadi kering. Selanjutnya siapkan polybag berukuran 25 x 30 cm (sesuai dengan ukuran potongan punuk).
f. Polybag diisi dengan tanah yang subur atau dicampur dengan kompos 10% (1 bagian pupuk kandang atau kompos dan 9 bagian tanah), bisa juga menggunakan pasir, kompos dan tanah (1:1:8).
g. Tanah yang digunakan tidak berasal dari bekas tanaman yang sakit atau terserang hama (sesuai kebutuhan tanaman induk). Tanam potongan bonggol ini (bentuk kubus) dengan kuncup menghadap ke atas, kemudian ditimbun kembali dengan tanah + 3 cm di atasnya atau bisa juga tanpa penimbunan kembali dengan tanah.
h. Penanaman di polybag sangat membantu ketika bibit yang sudah disiapkan akan dibawa jauh. Jika tidak menggunakan polybag, cara lain adalah dengan menyiapkan bedengan dengan lebar 50 sampai 100 cm dan panjang yang cukup.
i. Kemudian tanam kubus dengan jarak 15 sampai 20 cm. Perbandingan antara tanah, pupuk kandang dan pasir adalah 8:1:1, sehingga tanah menjadi sedikit gembur.
j. Penyiraman harus dilakukan dengan hati-hati dan dalam jumlah sedang. Tanah yang basah akan mempercepat pembusukan dan diserang hama. Setelah satu kali penyiraman, bagian atas polybag ditutup/dilipat ke dalam.
k. Sedangkan bedengan ditutup dengan mulsa jerami kering. Tiga (3) sampai empat (4) bulan kemudian, tunas tumbuh menjadi 20 – 30 cm dan dapat digunakan sebagai bibit.

Demikian cara membuat bibit pisang yang bisa Anda praktekkan. Jika Anda tidak punya waktu untuk membuat bibit pisang, kami agrobibitsumatera menyediakan bibit pisang berkualitas. Silakan hubungi tim kami.

Leave a Reply

Alamat
Jl. Melati Gg Melati E, Komplek Purnabakti

Work Hours
Monday to Friday: 8AM - 5PM
Weekend: 10AM - 5PM